Perbedaan Tunangan dan Lamaran | Jual Cincin Tunangan Lampung

Perbedaan Tunangan dan Lamaran | Jual Cincin Tunangan Lampung

 

Kami merupakan tempat pembuatan Cincin Tunangan, Cincin Perniakahan dan Perhiasan lainnya based on custom. Bahan dasar logam mulia yang kami gunakan ada empat jenis, yaitu Perak, Emas, Palladium dan Platinum dengan kualitas terbaik.

Jika Anda berminat, bisa langsung datang ke WORKSHOP kami yang beralamat Jl. Balai Desa No.28, RT.5/RW.004, Jatirasa, Kec. Jatiasih, Kota Bks, Jawa Barat 17424.
HUB :  – 0858-3268-7505
– 0857-7663-7546

Sebelum melangsungkan pernikahan biasanya pasangan melakukan acara pertunangan atau lamaran. Sebagian orang menganggap tunagan dan lamaran adalah sama, namun yang lain menganggap berbeda. Walaupun serupa tunangan dan lamaran memiliki makna yang berbeda loh. Simak ulasan berikut untuk mengetahui makna tunangan dan lamaran.

TUNANGAN
Cincin Tunangan Karet Tengsin
Cincin Tunangan

Tunangan atau bertunangan adalah kesepakatan pasangan untuk melakukan pernikahan, hal ini biasanyan di lakukan berdua atau bisa juga dengan kedua belah keluarga. Dalam tunangan erat hubungannya dengan cincin yang berpasangan yang familiar dengan cincin tunangan. Dengan menyematkan cincin tunangan, maka di anggap pernikahan akan segera berlangsung. Tunangan juga dapat di artikan dengan meningkatnya hubungan satu pasangan.

LAMARAN
Cincin Nikah Couple Emas
Cincin Lamaran

Lain halnya dengan lamaran, banyak yang menganggap bahwa lamaran memiliki tingkat yang lebih tinggi dari tunangan. Namun demikian dari “katanya” lamaran atau melamar dapat diartikan dengan menanyakan keseriusan pihak wanita oleh pihak pria atau menanyakan kesediaan wanita untuk menjadi pasangan pria. Prosesi lamaran biasanya di hadiri oleh keluarga inti dari kedua belah pihak. Di Indonesia lamaran biasanya tidak hanya dihadiri oleh keluarga inti saja, namun juga pemuka adat dan pemuka agama.

Dalam prosesi lamaran biasanya pihak pria membawakan beberapa syarat seperti cincin atau perhiasan, seserahan dan lain sebagainya, tergantung dengan adat istiadat yang berlaku.

Namun semua kembali ke masing masing pihak untuk melakukan prosesi yang lebih kalian yakini. Yang terpenting adalah pernikahan berjalan dengan lancar dan susuai dengan yang kalian inginkan. Atau kalian juga dapat melakukan keduanya bukan ? toh semua kembali kepada niat awal kalian yang intinya untuk melangkah ke jenjang yang lebih serius.

HUBUNGI KAMI

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *